pemikiran yg jernih akan menghasilkan sebuah karya seni yg membuat kita bahkan tak percaya kalau itu karya kita jadi semangatkan dirimu untuk berfikir yang jernih

Kamis, 24 Januari 2013

LAPORAN PENDAHULUAN KLIEN DENGAN GANGGUAN ALAM PERASAAN DEPRESI


LAPORAN  PENDAHULUAN

1.        Kasus (masalah utama)
Gangguan alam perasaan :Depresi

2.        Proses terjadinya masalah
2.1 Definisi
                      Gangguan alam perasaan adalah suatu keadaan atau suasana hati yang mempengaruhi seseorang dalam jangka waktu yang lama dan di gunakan untuk komunikasi social, menggerakan fisik, kesadaran diri, pertahanan psikodinamik.
                         Depresi  adalah suatu jenis alam perasaan atau emosi  yang disertai komponen Psikologik ; rasa susah,murung,sedih, putus asa dan tidak bahagia serta komponen somatic : anoreksia,konstipasi,kulit lembab.(rasa dingin) tekanan darah dan denyut nadi sedikit menurun.
                      Depresi adalah suatu gangguan alam perasaan yang ditandai perasaan sedih dan berduka berlebihan dan berkepanjangan.
2.2 rentang respon
 

Respon adaptif                                                                 Respon maladaptif




Kepekaan emosional  Reaksi berduka     Supresi     Penundaan                    Depresi
                                    Tak terkomplikasi  emosi   reaksi berduka
1.      Kepekaan emosional
Termasuk di pengaruhi oleh dan berperan aktiv dalam dunia internal dan external. Tersirat bahwa orang tersebut berduka dan sadar akan perasaan dirinya.
2.      Reaksi berduka tak berkomplikasi
Terjadi sebagai respon terhadap kehilangan dan tersirat bahwa seseorang sedang menghadapi suatu kehilangan yang nyata serta terbenam dalam proses berduka.
3.      Supresi emosi
Mungkin tampak sebagi penyangkalan ( denial ) terhadap perasaan sendiri, pelepasan dari keterikatan dengan emosi, atau penalaran terhadap semua aspek dari dunia afektif seseorang.
4.      Penndaan reaksi berduka tau berkabung.
Adalah ketidak adaan yang persistem respon emosional terhadap kehilangan. Ini dapat terjadi pada proses awal berkabung dan menjadi proses nyata pada  kemunduran proses, mulai terjadi atau keduanya. Penundaan dan penolakan proses berduka kadang terjadi bertaun-taun.
5.      Depresi
Adalah suatu kesedihan atau perasaan berduka yang berkepanjangan dapat digunakan untuk menunjukkan berbagi fenomena, tanda gejala, sindrom, keadaan emosional, reaksi, penyakit atau klinik.
2.3 Fraktor predisposisi
Berbagai teori telah di ajukan untuk menjelaskan gangguan alam persaan alam  yang parah. Teori ini menunjukkan tentang factor-faktor penhyebab yang mungkin bekerja sendiri atau dalam kombinasi.
a.       Faktor genetic
Dianggap mempengaruhi transmisi gangguan afektif melalui riwayat keluarga atau keturunan.
b.      Teori agresi-menyerang kedalam
Menunjukkan bahwa depresi terjadi karena perasaan marah yang ditunjukkan kepada diri sendiri.
c.       Teori kehilangan objek
Merujuk kepada perpisahan traumatic individu dengan benda atau yang sangat berarti.
d.      Teori organisasi kepribadian
Menguraikan bagaimana konsep diri yang negative dan harga diri rendah mempengaruhi system keyakinan dan penilaian seseorang terhadap stressor.



e.       Model kognitif
Menyatakan bahwa depresi merupakan masalah kognitif yang didominasi oleh evaluasi negative seseorang terhadap diri seseorang, dunia seseorang dan masa depan seseorang.
f.       Model ketidakberdayaan yang dipelajari
Menunjukkan bahwa bukan semata-mata trauma menyebabkan depresi tetapi keyakinan bahwa seseorang tidak mempunyai kendali terhadap hasil yang penting terhadap kehidupannya, oleh karna itu ia mengulang respon adaptif.
g.      Model perilaku
Berkembang dati kerangka teori belajar social yang mengasumsi penyebab depresi terletak pada kurnagnya keinginan positif dalam berinteraksi dengan lingkungan,
h.      Model biologic
Menguraikan perubahan kimia dalam tubuh yang terjadi selam masa depresi termasuk devisiansi katekolamin,disfungsi endokrin,hipersekresi kortisol, dan variasi periodic dalam irama biologis
2.4   Stresor prespitasi
Ada empat sumberdaya utama yang dapat mencetuskan gangguan alam perasaan :
1)      Kehilangan keterikatan
Yang nyata atau yang di bayangkan,termasukan  kehilang  cinta seseorang, fungsi fisik, kedudukan atau harga diri.
2)      Peristiwa besar dalam kehidupan
Sering di laporkan sebagai pendahuluan episode depresi dan mempunyai dampak terhadap masalah -  masalah  yang di hadapi sekarang  dan kemampuan menyelesaikan masaalah
3)      Peran dan ketegangan peran
Telah di laporkan mempengaruhi perkembangan depresi terutama pada wanita.


4)      Perubahan fisiologik
Diakibatkan oleh obat-obatan atau berbagai penyakit fisik seperti infeksi, neoplasma dan gangguan keseimbangaan metabolik, kehilangan kasih sayang, kehilanggan harga diri,dll
5)      Sumber koping
Sumber-sumber koping meliputi status sosioekonomik, keluarga, jaringan interpersonal,dan organisasi sekunder yang dilindungi oleh lingkungan social yang lebih luas. Kurangnya sumber personal tersebut menambah stress bagi individu
Faktor – faktor  resiko pada depresi adalah :
·         Episode depresi sebelumnya
·         Riwayat keluarga tentang depresi
·         Percobaan bunuh diri sebelumnya
·         Jenis kelamin wanita
·         Usia saat awitan depresi < 40 tahun
·         Masa post partum
·         Morbiditas medic
·         Kurangnya dukungan social
·         Peristiwa kehidupan yang penuh stress
·         Riwayat personal tentang penganiayaan seksual
6)      Mekanisme koping
Reaksi berduka yang tertunda mencerminkan penggunaan eksagresasi dari mekanisme pertahanan penyangkalan (denial) dan supresi  yang berlebihan dalam upayanya untuk menghindari stress yang hebat berhubungan dengan duka.Depresi yaitu perasaan berduka  yang belum terselesaikan.mekanisme koping yang di gunakaan  adalah  represi,supresi,denial dan disosiasi
7)      Kriteria Untuk  Penentu Keparahan Episode Depresi
a)      Ringan
Jika ada gejala yang melebihi dari yang di perlukan untuk membuat diagnosis dan gejala menyebabkan hanya gangguan ringan dalam fungsi perkerjaan  atau dalam aktivitas social yang biasanya hubungan dengan orang lain
b)      Sedang
Gejala atau gangguan fungsional berada diantara ringan dan parah
c)      Berat
¨      Tanpa ciri psikotik
Beberapa gejala adalah melebihi yang diperlukan untuk membuat diagnosis  dan gejala dengan jelas menggangu fungsi  pekerjaan atau aktivitas social yang biasanya atau hubungan dengan orang lain.
¨      Dengan ciri psikotik
Waham atau halusinasi, jika mungkin sejalan dengan mood atau tidak sejalan dengan mood.

3.        Pohon masalah

Kerusakaan komunikasi verbaL                           (akibat)

Gangguan alam perasaan  :depresI                      (care problem)

Ketidak berdayaan : mengambil keputusan         (penyebab)

4.        Data  yang perlu di kaji dan masalah keperawatan
4.1  Data yang dikaji dan tanda gejalanya
Data Subyektif:
Tidak mampu mengutarakan pendapat dan malas berbicara.Sering mengemukakan keluhan somatic seperti ; nyeri abdomen dan dada, anoreksia, sakit punggung,pusing. Merasa dirinya sudah tidak berguna lagi, tidak berarti, tidak ada tujuan hidup, merasa putus asa dan cenderung bunuh diri. Pasien mudah tersinggung dan ketidakmampuan untuk konsentrasi.


Data Obyektif:
·      Afektif : - kemarahan                                 - harga dir
- ansietas                                       - rasa tidak berharga
- penyangkalan perasaan              - keputusasaan
- kemurungan
·      Fisiologi : - insomnia
- gangguan
- kelesuan
- keletihan
·      Kognitif : - kebingungan
- ketidak mampuan konsentrasi
- tidak dapat mengambil keputusan
- kehilangan minat dan motivasi
- mencela diri sendiri

·      Perilaku : - Perubahan tingkat aktivita
- sangat tergantung
- kebersihan diri kerang
4.2  Masalah keperawatan
1.         Kerusakaan komunikasi verbal
2.         Gangguan alam perasaan :depresi
3.         Ketidak berdayaan mengambil keputusa

5.        Diagnosa keperawatan
1.      Kerusakan komunikasi verbal
2.      Gangguan alam persaan : depresi
3.      Ketidak berdayaan mengambil keputusan





6.        Rencana tindakan keperawatan
Diagnosa keperwatan : kerusakaan komunikasi verbal
·                               TUM   : Klien dapat berkomunikasi dengan  orang lain secara maksimal
·                               TUK      :
1.         Klien dapat membina hubungan saling percaya
2.         Klien dapat mengidentifikasi komponen yang dimiliki
3.         Klien dapat menilai kemampuan yang di gunakan
4.         Klien dapat melakukan komunikasi sesuai kondisinya
























DAFTAR PUSTAKA
Aziz R, dkk. 2003. Pedoman Asuhan Keperawatan Jiwa Semarang. RSJP Dr.Amina : Gondo Utama
Carpenito, Lynda Juall. 2006. Buku Saku Diagnosa Keperawatan. Jakarta : EGC http://www.scribd.com/LP-perilaku-kekerasan diakses pada Senin 06 Juni 2011
Keliat, BA. 1998. Proses Keperawatan Kesehatan Jiwa. Jakarta : EGC
Materi Kuliah Keperawatan Jiwa Akademi Keperawatan Pamenang Pare Kediri
Stuard G. W dan L.J Sundeen. 1991. Principles and Practice of Phsychiatric Nursing. St. Louis : Mosby Year Book
Tim Direktorat Keswa. 2001. Standart Asuhan Keperawatan Jiwa Edisi I. Bandung : RSJP Bandung




















Tidak ada komentar:

Poskan Komentar